Smartphone Idaman Untuk Mengabadikan Senyum Anak-Anak di Kepulauan

Pulau Yoi merupakan pulau kelima dari enam pulau yang akan kami kunjungi dalam ekspedisi kali ini. Perjalanan menuju ke bibir pantai ataupun dermaga dari kelima pulau sebelumnya ombaknya memang cukup tenang. Namun kali ini berbeda, ombak yang sedikit ganas dengan tinggi sekitar satu setengah meter menyambut kedatangan kami. Ditambah lagi dermaga yang ada cukup dangkal sehingga memaksa kami untuk turun menggunakan skoci. Selain itu karang yang tersebar di bibir pantai membuat perjalanan menuju daratan semakin jauh karena pengemudi skoci harus mencari jalur yang tidak ada karangnya sehingga skoci tidak bergesekan dengan karang yang membat rusak nantinya.



Selfie Bersama Anak-Anak di Pulau Yoi
Akhirnya tiba juga di tepi pantai, meskipun harus berbasah-basahan tapi lega akhirnya dapat menginjakkan kaki di daratan. Meskipun terik matahari begitu menyengat namun tak mengurangi semangat. Terlihat beberpa orang sedang berkumpul menyambut kedatangan kami, dan mataku tertuju pada beberapa anak-anak yang berkumpul di sana. Segera aku menghampiri mereka, mengeluarkan gawai dari saku celana dan mengajak mereka foto bersama alias selfie.


Terlihat senyum lebar di wajah mereka, senyum yang murni dan belum terkontaminasi akan masalah kehidupan. Hal ini merupakan pelipur lara dan pelepas penat setelah beberapa hari melakukan perjalanan mengarungi lautan. Tak lupa saya berbincang-bincang dengan mereka bertanya tanya tentang kehidupan dan pendidikan meraka, menarik juga mendengar cerita mereka. Saat ditanya merekapun rupanya tersipu malu dan kebanyakan menjawab dengan kata “saya”, usut punya usut kata saya jika diartikan bermakna ‘iya’. 

Anggota TNI AL sedang berfoto dengan kepiting dari Pulau Yoi
Terlihat di tepi pantai kloter kedua telah sampai juga. Berhubung semua tim telah sampai di daratan semua, serta telah berkoordinasi dengan kepala desa maka kami diarahkan untuk menuju balai desa untuk kegiatan sosialisasi dan penyerahan bantuan sosial serta penukaran uang rupiah. Menurut berita, di Pulau ini terkenal akan kepitingnya dan tak lupa kami memesan kepiting di sini, harga per-ekornya adalah 80.000 rupiah. Lumayan murah bukan?

Ow iya sampai lupa memperkenalkan diri karena keenakan cerita dari awal. Perkenalkan nama saya alaik sekarang sedang menjalani On Job Training di salah satu lembaga Negara pada Unit Pengelolaan Uang Rupiah. Kegiatan ekspedisi kali ini dalam rangka Layanan Kas di Kepulauan 3T, yakni di Pulau Bisa, Pulau Obo, Pulau Misool, Pulau Kofiau, Pulau Yoi, dan Pulau Rani. Kegiatannya terlaksana berkat kerjasama Bank Indonesia dan TNI Angkatan Laut.

Tim Ekspedisi Layanan Kas di Kepulauan 3T
Nah, kegiatan ekspedisi di atas merupakan salah satu aktivitas dalam pekerjaanku saat ini. Selain itu terkadang saya menuliskan aktivias tersebut ke dalam blog saya seperti saat ini. Sebagai pemuda dan juga pegiat media sosial tak lupa juga saya memposting kegiatan saya ke dalam media sosial yang saya miliki. Nah, kalau hubungannya dengan blog dan media sosial pasti jatuhnya nggak jauh-jauh sama barang yang namanya gawai. Selain sebagai media komunikasi nyatanya gawai merupakan komponen pendukung pekerjaan kita atau bisa dikatakan kebutuhan utama.

Berbicara mengenai gawai saya punya daftar wajib Smartphone idaman 2018, untuk mendukung pekerjaan dan aktivitas saya. Pengen tahu apa nggak gawai idaman saya yang bagaimana. Saya akan berikan ciri-ciri dan syarat-syarat Smartphone Idaman 2018 versi saya. Mari simak, ciri-cirinya barangkali kita punya kesamaan.

Cinta Datang Dari Mata Turun Ke Hati
Penampakan Bodi Belakang Huawei Nova 3i (deddyhuang.com)
Kalau kata pepatah cinta datang dari mata turun ke hati, begitu juga dengan Smartpone Idaman saya layaknya memiliki desain yang menarik dan enak dipandang mata, sehingga memunculkan rasa ingin memilikinya. Ada satu smartpone yang saya rasa memiliki desain yang unik dan sangat khas, yakni Huawei Nova 3i. Kenapa saya bilang unik? Karena di bagian bodi belakangnya terdapat lapisan kaca khusus anti gores dan dapat menampilkan gradasi warna yang unik. Adanya lapisan kaca khusus ini bagi saya merupakan nilai tambah, karena tidak perlu menambahkan softcase atau hardcase pada smartphone karena takut tergores. Yang ininih cocok untuk aktivitas saya karena sering beraktivitas di luar dan jarang memakaikan smartphone dengan softcase atau hardcase maka sayapun tak perlu was-was karena smartphone tergores.

Pilihan Warna Huwai Nova 3i (deddyhuang.com)
Saya memang lumayan suka pada warna-warna yang mencolok, karena selain terlihat berbeda tentunya memudahkan untuk mengenali gawai kita. Nah kebetulan banget Huawai Nova 3i ini memiliki warna Iris Purple. Warna ini merupakan perpaduan biru dan ungu, sehingga bisa berkilau saat berada di ruangan bercahaya. Mungkin cocok juga bagi saya yang terkadang lupa naruh gawai. Hehe. Siapa yang suka sering lupa naruh gawainya? angkat tangannya! Selain warna iris Purple ada juga warna hitam, jadi tentukan pilihan mulai dari sekarang.

Huawei Nova 3i Tampak Depan (KOMPAS.com/ OIK YUSUF0
Nah, itu baru yang bagian belakang, sekarang pindah ke bagian depan. Tentunya tak jarang gawai kita terjatuh dan layarnya yang menyentuh lantai duluan. Tapi tenang saja, layar depan Huawei Nova 3i dilapisi dengan corning gorilla glass yang pastinya membuat layar anti gores. Nah kira-kira menurut pembaca yang budiman ukuran smartphone yang ideal itu berapa ya? Kalau saya sih nggak terlalu memnyebutkan secara spesifik,yang penting pas aja di kantong. Karena nggak mungkin juga kalau ke mana-mana harus bawa tas kecil. Kalau ukurannya sih yang penting nggak lebih dari 7 inchi. Nah kebetulan banget Huawei Nova 3i ini mempunyai layar depan berukuran 6,3 inchi dengan resolusi FullHD+, dan rasio 19,5:9. Cucok banget deh.

Kamera Oh Kamera

Setelah dari pandangan mata biasanya dilanjutkan dengan perkenalan, dan perkenalan Smartphone idaman 2018 saya biasanya dengan mencoba kameranya. Terkadang dalam aktivitas saya ada momen tertentu yang sangat sayang untuk dilewatkan, entah itu pemandangan alam, benda, gedung, ataupun manusia dengan segala keunikannya. Tentunya wajib untuk diabadikan dalam bingkai kamera, namun terkadang saya hanya membawa smartphone aja. Tentunya Smartphone idaman 2018 saya harus memiliki kamera yang mumpuni.

Fitur Kamera Huawei Nova 3i (huawei.com)

Kebetulan banget nih, Huawei nova 3i memiliki empat kamera berkemampuan AI (Artificial Intellegence), sehingga menjadikannya lebih pintar mengelola hasil gambar menjadi lebih bagus lagi. Keren bukan? Adapun resolusi kameranya adalah 24 MP + 2 MP pada kamera bagian depan dan 16 MP + 2 MP pada bagian belakang. Nah dengan resolusi segitu tentunya hal ini cocok banget bagi jamaah “selfiyyun” (pegiat selfie). Sedikit bocoran aja katanya teknologi AI ini bisa memaksimalkan hasil dari kualitas foto yang diambil, seperti pengenalan objek foto, fitur beautify, 3D Potrait Lighting, efek bokeh, dan masih banyak lagi.

Berbicara mengenai AI jadi keinget pas zaman kuliah dulu, pokoknya kalau berbicara mengenai AI, teknologi ini semakin hari semakin canggih aja. Jadi semakin menghilangkan keraguan untuk menjadikan Huawei nova 3i ini menjadi smartphone idaman 2018, Ngerii dah pokoknya. Ya semoga aja ya keinginan ini segera tercapai, aamiin.

Memori Besar Membuat Smartphone Semakin Sangar

Pernah nggak sewaktu ada momen yang bagus dan cocok buat di vidiokan tiba-tiba ada notif bahwa memori penuh. Pasti nyesek dan sedih banget, ya kan? Hal ini pun pernah saya alami, terpaksa deh harus menghapus beberpa file yang ada di smartphone, Eh lha dalah, sewaktu udah lumayan kosong momentumnya udah nggak tepat dan bagus lagi. Tambah nyesek nih kalau ini terjadi.  Apalagi sadar kalau file yang terhapus tadi lumayan penting dan belum ada back up-nya. Sebenarnya untuk urusan back up bisa diunggah ke penyimpanan digital yang ada saat ini. Tapi terkadang saya ditugaskan ke daerah yang bahkan mendapat sinyal telfon aja susah apalagi sinyal internet. Rasanya kalau itu terjadi pengen mengganti memori internal yang ada di dalam smartphone dengan harddisk ukuran 1 Tera. Hehe   
Notifikasi memori full
Kalau bahasa gampangnya dan ringkasan darai paragraf sebelumnya adalah kapasistas memori dari smartphone harus besar, udah gitu aja. Dan hal ini juga yang ditawarkan Huawei nova 3i kepada para konsumennya. Dengan dibekali memori internal 128 GB ditambah lagi slot memori eksternal, tentunya menurangi rasa was-was jikalau kehabisan ruang penyimpanan. Emang top markotop dah smartphone yang satu ini.   

Bisa Multitasking dan Gaming

Dalam pekerjaan saya biasanyan membutuhkan smartphone yang bisa multitasking dan ketika digunakan tidak nge-lag. Apalagi terkadang saya menggunakan smartphone untuk edit video dan tak jarang juga main game. Jadi membutuhkan performa yang mumpuni deh. Kalau nggak punya performa yang mumpuni ya maaf, lewat aja deh.
Prosesor Kirin 710 (huawei.com)
Nah satu hal lagi yang membuat saya jatuh hati kepada Huawei nova 3i ini adalah telah menggunakan prosesor Kirin 970, prosesor ini adalah buatan Huawei sendiri dan berani diadu dengan Qualcomm Snapdragon 710. Kemampuan Kirin 970 digadang-gadang mampu mempercepat kinerja smartphone, hemat energi, dan tentunya dilengkapi dengan AI. Ditamabh lagi Huawei nova 3i ini memiliki kapasitas RAM 4 GB, sistem operasi Android Oreo dan antarmuka EMUI 8.2. Ada satu hal lagi yang harus diketahui Huawei Nova 3i ini mendapatkan update GPU Turbo yang membuat aktivitas gaming kita semakin nyaman namun penggunaan daya baterai semakin efisien.
Mungkin itu saja cerita mengenai Smartphone Idaman 2018 versi saya, jikalau anda memiliki bisa juga diceritakan juga. Tentunya satu saran dari saya untuk selalu memilih #HuaweiNova3i_ID karena dia adalah #ChooseTheBest di kelasnya.


Huawei Nova 3i  Blog Competition by Koh Huang

8 Responses to "Smartphone Idaman Untuk Mengabadikan Senyum Anak-Anak di Kepulauan"

  1. emang huawei Nova 3i pilihan terbaik di kelasnya mas,
    Pantas jika banyak diidam-idamkan yah mas heheee
    Jika anak2 mengatikan saya berarti 'iya'
    nah kalau 'saya' dalam artian 'aku' apa tuh mas nyebutnya mereka? hehee
    Good Luck ya mas
    Salam dari Bumi Jember ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener sekali mbak, udah gitu fitur"nya lengkap pula.
      Saya itu bahasa daerah mereka mbak yang artinya iya.
      Nah kalau itu kurang faham lagi, kemaren yang saya tanyakan baru kata itu saja.
      Iya terimakasih mbak.
      Salam juga dari Manokwari.

      Delete
  2. Kepitingnya gede banget, itu yang kayak di mukbang instagram, kalo kejapit tangan bisa putus tuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.iya mas.. Ngeri banget, tapi kalau udah di masak dijamin enak..

      Delete
  3. Ulala, when i browse some blog i found this one n that was a great story from east Indonesia n some smartphone reviews i think, can't wait for another amazing story from ur experiences ��
    Salam,
    Inces

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks for your comment, Insyaallah I will make a great story from east Indonesia again.

      Delete
  4. Terima kasih ya sudah partisipasi dalam blogging competition. Semoga beruntung ya.. ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Ko Deddy, terimakasih sudah mampir ke blog ini dan sekedar membaca. Aamiin, terimakasih atas doanya,....

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel