Cerita PKL di PPF-LIPI Serpong: Dapat Kabar Gembira

Alaik Murtadlo Liburan
Alaik Murtadlo liburan di Monumen Nasional By: Alaik Murtadlo
Hari ini adalah hari terbaik dan terindah dari hari yang telah kamu jalani sebelumnya, hanya itulah motoku setiap hari. Dan entah apa yang membangunkanku dini hari sekitar pukul tiga, mungkin karena ada rasa tanggung jawab dan kerinduan pada Yang Maha Mengetahui, karena semalam belum sempat shalat Isya. ku jalankan kewajibanku terasa tenang hatiku, Ya Ilahi Rabbi aku bersyukur kepadamu atas nikmat yang telah Engkau berikan kepadaku, entah dengan rasa syukur apa dan bagaimana aku bisa terus mengingatmu dan menyucikan namaMu, sementara aku yang hanya manusia biasa sering kali lupa dan mendustakan nikmatMu, masih adakah ampunan untuk hambaMu ini, semoga Engkau mengampuniku karena aku tahu bahwa hanya Engkaulah Dzat Yang Maha Pengampun *aamiin* (Serpong)  

Entah angina apa yang berhembus dini hari ini, sehingga mataku mampu melihat indahnya dunia sekitar jam 3 dini hari. Lalu ku teringat bahwa diriku semalm belum sempat menunaikan ibadah Shalat Isya. Lalu kuputuskan untuk pergi ke kamar mandi dan mengambil air wudlu lalu kujalankan Shalat Isya’. Setelah selesai kuputuskan untuk membuka laptopku dan melihat materi materi yang nanti akan ku pelajari. Tak terasa detik berjalan semakin cepat hingga ku dengar sahutan adzan, menghempas kesunyian hari ini. Lalu akupun shalat Shubuh serta tak lupa kulantunkan beberapa do’a. Hingga tak terasa pagipun mulai menyapa. Dan burung burung berkicau begitu merdunya.

Kubuka handphoneku sekitar jam 06:20 terasa bergetar dan ternyata ada sebuah pesan dari temanku agar segera mandi serta bersiap siap untuk beramgkat hari ini. Lalu aku segera mandi dan bergegas pergi menghampiri temanku yang sudah menanti sedari tadi, lalu kami berangkat bersama-sama namun rencanaku untuk bisa melahap roti pagi in sirna sudah.

Seperti biasa di jalan terlihat pemandangan yang hijau dan asri, hinga tak terasa kami telah sampai didepan gerbang PUSPITEK, lalu kami menunggu di tempat pemberhentian bis yang akan mengantarkan kami pagi ini ke PPF LIPI. Akhirnya bis yang kami tunggupun telah tiba dan kami segera naik namun karena begitu banyak orang yang naik,bis kali ini sangatlah penuh hingga kami berdesak desakan. Selang beberapa menit berjalan akhirnya bus pun sudah sampai didepan PPF LIPI, kami semuanya turun dan berjalan menuju gedung PPF LIPI.

Setelah sampai di gedung tersebut, tak lupa kami melakukan absensi dan mengambil ID card kami. Lalu kami masuk ruang laboratorium dan membuka laptop lalu mencoba menconnectkan dengan internet, dan akhirnya terkoneksi dengan internet juga. Lalu aku mendownload beberapa materi tentang FBG. Dan kusempatkan melihat email dan kulihat disana ada email dari FAM (Forum Aktif Menulis) yang menyatakan bahwa puisi yang aku kirimkan minggu kemarin layak dibukukan dan masuk antologi puisi.

Setelah lam menunnggu, akhirnya Pak andi dosen pembimbing kamipun datang, dan kami bersamasama membuat kantilever sebagai tempat sensor.Setelah mencari ke mana mana akhirnya kamipun menemukan sebuah box yang cocok digunakan sebagai kantilever. Lalu kami mengujinya dengan OSA, namun percobaan kurang memuaskan dan akhirnya kamipun mencoba untuk melepas kemali sensornya namun saat melepas sensor optic tersebut FBGnya putus, gumanku dalam hati bagaimana ini ? namun untungnya yang memutuskan bukan kami.

Setelah kejadian itu akhirnya pak bambang Widyatmokopun (Dosen Pembimbing teman kami) memberikan arahan kepada kami untuk memakai alat amplifier photodetector yang dibuatnya. Akhirnya kamipun memakai alat tersebut,tapi sebelum memakai kami diharuskan membuat casingnya terlebih dahulu agar kelihatan rapi.Karena pada jam istirahat casing yang kami buat belum selesai kami akhirnya istirahat terlebih dahulu, untuk sekedar makan dan shalat dzuhur. Lalu setelah istirahat kamipun melanjutkan membuat casing hingga selesai.

Dan setelah beberapa lama membuatnya akhirnya casingpun selesai.Karena juga menunjukkan sudah sore akhirnya kamipun memngemasi barang kami, dan bersiap siap untuk pulang. Namun sebelum pulang kami tidak lupa untuk melakukan absensi terlebih dahulu, lalu melanjutkan perjalanan pulang.

Handphoneku berdering kulihat sms dari temanku, dia mengajak untuk melihat sepakbola. Akhirnya akupun keluar menuju lapangan bersama temanku firman.Sesampai disan ternyata kami tidak melihat pertandngan, melainkan latihan biasa. Karena latihan telah selesai kamipun akhirnya memutuskan untuk jalan jalan mengelilingi komplek hingga waktu maghrib tiba. Dan kami pergi kekamar masing masing lalu mandi, setelah mandi Shalat Maghrib lalu dilanjutkan dengan sahlat Isya. Setelah Shalat Isya’ aku mencari aqua gelas kardusan dan membelinya.

Setelah itu hingga pukul sebelas aku melakukan kegiatan seperti biasa lalu kuputuskan tidur pada saat jam sebelas malam. Dan hari ini, seharian aku tak makan nasi, ISTIMEWA.

0 Response to "Cerita PKL di PPF-LIPI Serpong: Dapat Kabar Gembira"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel