Cerita PKL di PPF-LIPI Serpong: Hari Pertama

Capek setelah sekian lama berjalan. dokumentasi pribadi: alaik murtadlo
Hari ini adalah awal perjuangan kami untuk menjadi seorang PKL-ers (sebutan bagi seorang yang sedang menjalani PKL= Praktik Kerja Lapangan). Aku bersama ketiga orang temanku (Ratna Yulia Sari, Fakhrun Nisa’, Novi Tri Nugraheni) yang sedang menjalani PKL di kawasan PUSPITEK (Pusat Penelitian dan Teknoogi) Serpong, Tangerang Selatan. Ups, tapi untukhari ini belum bias disebut menjalani, karena agenda kami pada hari ini adalah menyerahkan kelengkapan berkas persyaratan supaya diterima PKL di PPF-LIPI (Pusat Penelitian Fisika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia).
            
Well, ini adalah bangun pagi pertamaku di kos-kosan ku daerah serpong (Perumahan PUSPITEK blok III L ) aku bangun pagi sekitar jam 06:20:00 WIB, seperti biasa kewajiban dan kebutuhanku sebagai seorang muslim adalah menjalankan ibadah Sholat Subuh. “Apa..?? jam segitu baru Sholat Subuh..????” Oke…Oke.. OKe..bisa dibilang telat sih kalu jam segitu masih Sholat Subuh. Hehe
           
 \Sehabis Sholat Subuh karena kami baru berangkat jam 08:00:00 WIB maka aku putuskan untuk bersantai-santai ria sambil mendengarkan playlist lagu milik Endank Soekamti album Angka 8. Uhm,  tak terasa sudah setengah album lagu terputar dan kuputuskan untuk mandi lalu Shalat Dhuha, dan kututup lagu untuk pagi ini dengan lagu Ceria milik J-ROCK. Lalu berdandan rapi pakai sepatu dan kemeja menuju kamar ketiga temanku untuk sarapan pagi. Butuh waktu 20 detik “Iya 20 detik” untuk sampai kesana.
            
Uhm, menu sarapan pagi kami untuk kali ini adalah nasi dan mie “Sedaap goring” instan, menu ini untuk orang berempat. Setelah sarapan menanti temanku untuk mandi dulu lalu berangkat. Karena masih ada berkas yang belum di cetak maka kami ke toko dulu untuk mencetak dokumen tersebut. Setelah mencetak selesai kami putuskan untuk berjalan kaki menuju ke kawasan PPF-LIPI untuk menyerahkan berkas.Untuk mencapai gerbang kawasan PUSPITEK kami harus berjalan kurang lebih sejauh 1 km. Setalah sampai di gerbang kami bertanya pada satpam, karena baru kali ini kami ke PPF-LIPI.

Saya : Maaf mas, saya mau tanya, untuk kawasan LIPI itu sebelah mana ya pak? Yang fisika-nya.

Satpam : Ya untuk yang Fisika ya pak, bapak lurus aja terus nanti ada perempatan bapak belok kanan nanti di situ ada Fisika LIPI kiri jalan. Kalau dari sini sekitar 3-4 Km. (seraya menengok matahari) tenang aja kok pak hari ini cuacanya cerah.
Saya : Iya , terima kasih pak . (Dalam hati,.Ha… 4 km lagi busyeet dah :D) Satpam : Iya, sama-sama pak.
         
Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke PPF-LIPI, penuh gerutu di dalam hati untuk sampai kesana.Tapi semua gerutu dapat terobati berkat pemandangan yang masih asri di sekitar jalan (tanah milik pemerintah gitu lho.. :D) serta berfoto-foto di jalan sedikit mengobati lelah kami. Setelah sekitar 30 menit kami berjalan akhirnya kami melihat papan yang bertuliskan Pusat Penelitian Fisika LIPI. Ya itulah tujuan kami hari ini.Kami beristirahat sejenak untuk sekedar meregangkan otot. Setelah menyiapkan berkas  yang akan dikumpulkan dan memakai Jas Almamater Universitas tercinta “Universitas Airlangga” kami masuk ke dalam kantor. Eits, karena disitu ada anjingnya temanku agak takut. Setalah sampai di dalam kami bertemu recepsionist sekaligus bapak satpam. Menuliskan daftar hadir tamu kami dipersilahkan duduk. Setelah itu pak satpam menelfonkan kami yang mengurusi berkas PKL, selang beberapa menit mbaknya sudah datang stelah berbincang bincang sejenak maka kami di suruh untu kesana lagi besok jam 10:00:00 WIB sekalian bertemu dengan pembimbing PKL kami bapak Andi Setiono. “Iya mbak, terimakasih” begitulah kiranya kata-kata yang keluar dari bibir kami. Berjalan 45 menit sampai di tujuan hanya duduk sekitar 7 menit. Tapi keyakinan dari hati kami bahwa ini merupakan langkah awal kami menjadi seorang ilmuwan besar yang masyhur di zamannya.
            
Singkat cerita kami keluar dari dalam gedung lalu berjalan kaki untuk kembali ke kos kami, di perjalanan pulang kami sempat salah jalan untuk menunju pintu keluar karena luas kawasan PUSPITEK  sekitar 600 hektar. Tapi akhirnya setelah waktu berlalu kami sampai pada pintu gerbang keluar.Setelah hamper sampai di kos-kosan kai menyempatkan diri membeli air minum di PUSPITEK mart. Lalu, istiraht merebahkan badan sejenak di kamar kami masing-masing.
           
Tak terasa semenjak siang tadi setelah kurebahkan badan dan mataku terbuka lagi ketika kulihat jam sudah menunjukkan pukul 15:42:00 WIB. Dan kutunaikan shalat lalu mengambil air untuk mandi menyegarkan raga ini. Dan waktupun berlalu hingga ku dengar lantunan suara adzan yang menandakan bahwa waktu Shalat Maghrib telah tiba. Ku putuskan untuk segera shalat maghrib dan setelah itu ku makan malam di kamar ketiga teman seperjuangan PKL.. :D. 

Sesuai kesepakatan kami tadi pagi bahwa malam ini kami akan membeli sekardus air mineral sebagai obat pelepas dahaga kami dikala menjalani hari-hari yang akan datang. Kami pun menuju kamar teman kami yang memiliki sepeda motor dan menuju ke alfamidi, sembari membeli keperluan sehari-hari. Setelah itu kami kembali dan menyerahkan kunci motor ke pemiliknya. Dan saya pun berbincang-bincang dengan temanku Firman dan Firdaus lalu kami memutuskan menonton film berjudul PK. Sebelum film usai saya di sms teman saya karena kunci sya berada di kamarnya. Filmpun belum usai dan saya harus kembali ke kamar dan merebahkan badan untuk menjalani esok hari.

0 Response to "Cerita PKL di PPF-LIPI Serpong: Hari Pertama "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel