Cerita PKL di PPF-LIPI Serpong : Tema PKL Sensor FBG (Fiber Bragg Gratting)

Alaik Murtadlo Surabaya
Teman PKL di PPF-LIPI by Alaik Murtadlo
Terperanajak aku dari tempat tidurku jam setengah tujuh, sementara akau belum Sholat Subuh, lalu akau mengambil air wudlu serta kutunaika kewajibanku, dan teringat aku bahwa hari ini adalah hari pertama aku PKL di PPF LIPI lalu kusegerakan mandi dan berpakain rapi menuju ke sana hanya seutas do’a yang aku lantunkan untuk mewakili pinta pada Yang Maha Esa, Ya Allah semoga PKL ku hari ini lancar dan sesuai dengan kehendakMu dan semoga akan menunutunku ke jalan yang lebih cerah dan lebih baik, dan semoga apa yang akan aku lakukan dan terjadi kepadaku hari ini kan bermanfaat, khususnya bagi diriku sendiri dan umumnya untuk orang disekitarku *aamiin* (Serpong)          

Terbangun aku dari tidurku jam setengah tujuh pagi, lalu akau wudlu lalu Shalat Subhuh. Setelah itu aku mandi membersihkan diri serta bersiap siap untuk PKL hari ini. Setelah selesai berdandan diri aku mulai menuju ke kamar kos ketiga temanku lalu kami berangkat bersama-sama. Kami berangkat bersama dengan berjalan kaki sampai depan gerbang kawasan PUPITEK Serpong dan kulihat disana bus telah siap mengantarkan raga dan niat kami menuju ke PPF LIPI untuk melakukan PKL.

Setelah beberapa detik berlalu akhirnya kami sampai juga di PPF LIPI. Sampai disana kami mengantri untuk absensi kehadiran di buku hadir, dan kami harus antri. Betapa terkejutnya kami karena sesampai disana ID card kami belum ada di meja registrasi. Setelah menunggu sampai jam 07:13 temankupun menanyakn ID card ke bagian humas dan akhirnya kamipun mendapatkan ID card kami. Setelah mendapatkan ID card kamipun masuk kedalam laboratorium tempat kami melakukan PKL, dan Nampak disana masih sepi hanya ada kami berempat dan seorang mahasiswi dari UNSOED Purwokerto, yeni begitulah sapanya. Dan ksmipun menunggu teman PKL yang lain dan baru kudengar kabar bahwa teman yang satu laboraturium dengan kami ijin untuk tidsk mssuk hari ini, mereka adalah mahasiswa dari Universitas Negeri Jakarta 2 orang cowok dan 2 orang cewek. Sementara yang lain belum datang, aku dan icha pun meminta akun supaya bisa login dan connect dengan internet. Kami meminta pada bu Ani yang mengurusi tentang humas PPF LIPI, dan akhirnya kamipun memperoleh akun dan kembali ke Laboratorium lagi. Setelah sampai disan ternyata mbak ayu sudah datang (Mahasiswi dari ITS) dan selanjutnya disusul oleh adam (Mahasiswa dari UNJ jurusan Pendididkan Teknik Elektro). Setelah mendapat akun kamipun mencoba connect ke internet setelah sebelumnya mendapat arahan dari teman kami firoh, kamipun mencobanya namun tetap saja tidak bisa connect dan akhirnya kamipun menyerah untuk mencoba login ke internet.

Lalu kuputuskan untuk membaca buku mengenai LabView, setelah selang beberapa menit dosen pembimbing kami Pak andi datang mengajak kami berdiskusi sebentar, lalu memberi kami sebuah arahan bagaimana cara membuat sensor serat optic. Lalu kami mengerjakan arahan tersebut. Dengan melakukan pengukuran serat optic, memotong karet sebagai mikrobending dan mempersiapkan bahan bahan yang akan kami butuhkan nanti. Dan sebelum jam istirahat untuk system sensor sudah jadi tinggal merapikan saja.

Setelah masuk jam istirahat kamipun Sholat dhuhur di Musholla lantai 2. Setelah selesai shalat saya mengisi botol aqua 600ml dari air gallon yang tersedia di LIPI. Setelah itu kamipun mencoba mencari makan siang di kantin,namun kantin pada hari itu tutup, dan akhirnya kamipun makan siang dengan makan roti, setelah itu kamipun melanjutkan pekerjaan hingga selesai.

Setelah itu Pak Andi datang melihat kerjaan kami dan mencoba fungsi alat, serta kami melengkapai kekurangan yang ada pada alat yang kami buat. Setelah itu kami berdiskusi untuk masalah interface enggunakan arduino dan LabView, karena masih belum ada solusi akhirnya kamipun dikenalkan sensor FBG. Materi untuk sore itu adalah pengenalan FBG dan cara kerja alat yang digunakan untuk meneliti.Dan kami diberi tugas membuat mikro kantilever sebagai tempat serat optic.

Setelah itu kamipun kembali ke lab lama, sambil menunggu jam pulang kami nonton film sambil menunggu pukul 4 datang. Dan setelah jam menunjukkan pukul 4 kamipun berpamitan kepada teman-teman satu ruangan kami dan menuju lantai bawah lalu perjalanan pulang.
           
Sekitar pukul empat sore kami keluar dari PPF LIPI, tak lupa kami absensi terlebih dahulu dan megumpulkan ID card kami. Terasa segar udara di luar dan kamipun harus berjaln sejauh 3 km untuk sampai ke kos kosan, dan sebuah keberuntungan bagi kami karena langit suasananya cerah dan udara sekitar kami dingin. Sepanjang perjalanan tumbuhan hijau menyebar dipinggir jalan. Setelah beberapa menit berjalan akhirnya kami sampai di jalan raya depan kos kosan kami juga, namun sebelum menuju ke kos kosan kami putuskan untuk mencari makan terlebih dahulu di warteg sari rasa, aku memesan nasi usus dan tempe goreng yang total kesemua hargnaya Sembilan ribu. Setelah sasmpai di kos akhirnya kamipun makan bersama. Setelah sampai di kos aku mandi dan shalat ashar.
          
Setelah selesai shalat maghrib akupun memutuskan untuk membeli roti tawar dan  madu di PUSPITEKmart depan gerbang masuk kos kosanku. Dengan harga 22.900 akupun membawanya kembai ke kos kosan dan kurebahkan badan diatas tempat peraduan lelah.

Entah kenapa hari ini badanku sangat lelah sekali, mungkin karena kebanyakan aktifitas atau entah apa aku terlelap ketika masih sekitar jam delapan malam. Dan selamat tinggal malam ini. Semoga mimpi yang indah dan esok suasana lebih cerah dan harimu yang terindah.       

0 Response to "Cerita PKL di PPF-LIPI Serpong : Tema PKL Sensor FBG (Fiber Bragg Gratting)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel